Powered by Blogger.

Gitarku.

Rabu, 19 Agustus 2015.

Rasa kangen ini sudah tak tertahankan. Gitar yang tertutup debu itu aku lap dengan kain dan dengan hati-hati aku ganti senarnya yang sudah berkarat, gitar ini membawa anganku kembali ke jaman aku masih berseragam putih abu-abu. Oh sudah lama sekali, sudah 4 tahun yang lalu ketika kamu masih sering kurawat dan sering kumainkan, sekarang kau hanya sebagai penghias kamar yang perlahan sudah jarang kutempati lagi.

Kubuka album lamaku, kau masih gagah saat itu. Suaramu masih terdengar nyaring dan merdu, walaupun dulu hargamu tidak mahal tapi aku sangat menyayangimu. Maafkan aku, sekarang kau hanya sebuah barang yang tidak berharga di mata orang. Pertama aku kenal dan memegangmu ketika aku kelas 1 SMA, aku sangat bahagia kala itu, aku tidak rela melepasmu walau hanya 1 detik. Aku bawa kau kemanapun, meski dalam tidur.

Satu bait kumainkan, suara itu, rasa itu sangat familiar di telinga dan hatiku. Melodi-melodi di masa lalu yang sangat aku rindukan. Maafkan aku sekali lagi, aku sudah lalai kepadamu, aku tidak akan membuat kesalahan yang sama kali ini. Kau akan aku perlakukan seperti saat kita pertama bertemu.




0 comments:

Post a Comment